Festival Drama antar Kelas Kedua (FesDraK 2)
Di semester 6 ini, ada matakuliah "Drama" yang wajib diambil oleh seluruh mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang - Indonesia. Di ujian akhir semester matakuliah Drama ini seluruh mahasiswa harus tampil dalam sebuah teater. Bukan cuma sekedar tampil dalam pentas drama teater tapi juga pentas ini diperlombakan untuk memilih kelas/kelompok terbaik dalam FesDraK (ya semacam ada penghargaan untuk setiap nominasi terpilih).Saat dosen Drama masuk Teater 6.A1 (kelas gue) dan beliau memberi mandat siapa saja yang jadi penulis naskah dan sutradara, saat itu kita optimis kalau kita bakal sukses berat dalam matakuliah Drama ini. Kenapa begitu? Sebab sang sutradara sudah berpengalaman dalam dunia teater.
Hari berganti minggu, naskah udah jadi dengan judul drama "Note of Writer" dan siap buat dibedah. Saat itu sih gue cuek sama kelas Drama ini sebab setelah dibedah dan ditentuin siapa aja pemerannya, gue gak dapet peran apapun (haha miris). Setiap latihan drama, gue gak pernah dateng.
Minggu berganti bulan, mungkin gue udah menyadari kalau ini untuk tugas akhir semester 6 dan gue harus mendukung. Tapi di saat gue mulai peduli dengan teater ini, sang sutradara seolah lari dari tugasnya untuk me-manage temen-temen di kelas. Bisa dibilang Teater 6.A1 kurang kompak, gue juga kurang ngerti sih sebetulnya ada apa dengan Teater 6.A1, karena gue juga orang baru di kelas ini. Bisa dihitung lah berapa kali Teater 6.A1 ini latihan drama dalam satu semester.
H-1 tiba sebelum FesDraK diselenggrakan, Teater 6.A1 pun dengan semangatnya latihan drama dari satu adegan ke adegan yang lain (bisa dibilang running dalam sehari hehe). Dan dari satu adegan ke adegan yang lain para aktor ini berdialog gak sesuai naskah (improvisasi haha keren kan). Kenapa begitu? Karena properti yang bakal kita pake saat pentas itu terbatas dan belum lengkap.
Jeng-jeng, hari yang ditunggu pun tiba, FesDraK 2 dimulai. Tiba saatnya untuk Teater 6.A1 tampil di panggung. Rasa takut, rasa grogi, rasa coklat, rasa stroberi, semuanya jadi satu.
Grejet grejet grejet, Teater 6.A1 pun selesai tampil. Seperti biasa, di akhir pementasan drama ada para juri dan dosen yang berkomentar. Satu per satu komentar pun terlontar, dan alhamdulillah komentarnya "Luar Biasa". Setelah pementasan drama ada rasa haru, rasa bangga, rasa anggur dan durian bercampur di hati (akhirnya gue nangis bahagia).
Enam hari FesDraK 2 berlangsung dengan pementasan dari 26 kelas FKIP UMT. Acara penutupan FesDraK 2 pun dimulai dengan menyebutkan lima nominasi terbaik yang ada (dug dag dig dug jantung gue berdegup kencang). Satu per satu nominasi dibacakan, and thennnnn yeah Teater 6.A1 dapet dua nominasi dalam FesDraK 2 kali ini. Nominasi Management Terbaik, dan nominasi Artistic Terbaik (alhamdulillah), ya walau cuma nominasi dan gak dapet juara tapi itu hebat buat gue sebab Teater 6.A1 bisa bersaing dengan kelas yang lain.
Pelajaran yang gue dapet dari matakuliah Drama ini, mengajarkan arti sebuah kekompakan, mengajarkan arti sebuah kebersamaan, mengajarkan arti sebuah kesabaran, dan menghilangkan ego saat bersama untuk berlatih dengan kelompok Teater 6.A1.
Teater 6.A1 KEREN!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar